ALIRAN JABARIYAH PDF

Oleh: Syafieh, M. Jabariyah view that God is the Creator of all things in the universe, and God did that move and forced his creations to the whole movement of His creatures. Humans do, good or bad deeds, just as a puppet, who was forced to do everything depends mastermind. So that if you later get a reward of heaven or hell, then that part of the power of God in his run Qadr. As for Qadariyah God is the creator of alternative or option destiny.

Author:Kazrashicage Tugami
Country:India
Language:English (Spanish)
Genre:Relationship
Published (Last):16 January 2006
Pages:483
PDF File Size:8.87 Mb
ePub File Size:11.24 Mb
ISBN:994-6-73503-404-7
Downloads:78763
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Doule



Segala gerak-gerik manusia ditentukan oleh Tuhan. Rumusan Masalah 1. Apa yang menjadi latar belakang lahirnya aliran Jabariyah? Apa saja pokok-pokok ajaran aliran Jabariyah? Siapa saja tokoh-tokoh aliran Jabariyah? Tujuan Penulisan Mengacu pada rumusan masalah diatas kami memiliki beberapa tujuan dalam penulisan makalah ini, antara lain: 1. Mengetahui latar belakang lahirnya aliran Jabariyah 2. Mengetahui ajaran dalam aliran Jabariyah 3.

Dalam istilah Inggris paham ini disebut fatalism atau predestination. Menurut Al-Syahrastani Jabr adalah sebuah doktrin yang menolak bahwa, dalam realitas, sebuah perbuatan disebabkan oleh manusia dan menganggapnya dari Allah SWT.

Kemudian diteruskan oleh penganutnya Jaham ibn Shafwan di Khurasan. Sedangkan dikelompok golongan orang Persia juga sudah terdapat pemikiran seperti itu, yaitu termasuk di dalam paham Zoroaster yang dianut oleh penguasa pada masa itu.

Kehidupan bangsa Arab yang diliputi oleh gurun pasir sahara telah memberikan pengaruh besar dalam cara hidup mereka. Di tengah bumi yang disinari terik matahari dengan air yang sangat sedikit dan udara yang panas ternyata tidak memberikan kesempatan bagi tumbuhnya pepohonan dan suburnya tanaman, tapi yang tumbuh hanya rumput yang kering dan beberapa pohon kuat untuk menghadapi panasnya musim serta keringnya udara. Mereka merasa lemah dalam menghadapi kesukaran-kesukaran hidup.

Artinya mereka banyak tergantung dengan alam, sehingga menyebabakan mereka kepada paham fatalisme. Suatu ketika Nabi menjumpai sahabatnya yang sedang bertengkar dalam masalah takdir Tuhan, Nabi melarang mereka untuk memperdebatkan persoalan tersebut, agar terhindar dari kekeliruan penafsiran tentang ayat-ayat Tuhan mengenai takdir. Khalifah Umar bin al-Khaththab pernah menangkap seorang pencuri.

Ketika diintrogasi, pencuri itu berkata "Tuhan telah menentukan aku mencuri". Mendengar itu Umar kemudian marah sekali dan menganggap orang itu telah berdusta. Oleh karena itu Umar memberikan dua jenis hukuman kepada orang itu, yaitu: hukuman potongan tangan karena mencuri dan hukuman dera karena menggunakan dalil takdir Tuhan.

Ketika Khalifah Ali bin Abu Thalib ditanya tentang qadar Tuhan dalam kaitannya dengan siksa dan pahala. Orang tua itu bertanya,"apabila perjalanan menuju perang siffin itu terjadi dengan qadha dan qadar Tuhan, tidak ada pahala sebagai balasannya.

Kemudian Ali menjelaskannya bahwa Qadha dan Qadha Tuhan bukanlah sebuah paksaan. Pahala dan siksa akan didapat berdasarkan atas amal perbuatan manusia. Kalau itu sebuah paksaan, maka tidak ada pahala dan siksa, gugur pula janji dan ancaman Allah dan tidak pujian bagi orang yang baik dan tidak ada celaan bagi orang berbuat dosa.

Adanya paham Jabar telah mengemuka kepermukaan pada masa Bani Umayyah yang tumbuh berkembang di Syiria.

LEI 10460 GO PDF

ALIRAN JABARIYAH

Pendahuluan Persoalan Iman aqidah agaknya merupakan aspek utama dalam ajaran Islam yang didakwahkan oleh Nabi Muhammad. Pentingnnya masalah aqidah ini dalam ajaran Islam tampak jelas pada misi pertama dakwah Nabi ketika berada di Mekkah. Kaum teolog Islam berdebat dengan kata-kata dalam mempertahankan pendapat dan pemikirannya sehingga teolog disebut sebagai mutakallim yaitu ahli debat yang pintar mengolah kata. Ilmu kalam juga diartikan sebagai teologi Islam atau ushuluddin, ilmu yang membahas ajaran-ajaran dasar dari agama.

KEDA SAP IMPLEMENTATION PDF

Pengertian Jabariyah, Tokoh Aliran Jabariyah dan Doktrin Ajaran Aliran Jabariyah

Segala gerak-gerik manusia ditentukan oleh Tuhan. Rumusan Masalah 1. Apa yang menjadi latar belakang lahirnya aliran Jabariyah? Apa saja pokok-pokok ajaran aliran Jabariyah? Siapa saja tokoh-tokoh aliran Jabariyah? Tujuan Penulisan Mengacu pada rumusan masalah diatas kami memiliki beberapa tujuan dalam penulisan makalah ini, antara lain: 1. Mengetahui latar belakang lahirnya aliran Jabariyah 2.

AKBAR ALLAHABADI POETRY PDF

ALIRAN TEOLOGI ISLAM JABARIYAH DAN QADARIYAH

Di dalam kamus Munjid dijelaskan bahwa nama Jabariyah berasal dari kata jabara yang mengandung arti memaksa dan mengharuskannya melakukan sesuatu. Sedangkan secara istilah Jabariyah adalah menolak adanya perbuatan dari manusia dan menyandarkan semua perbuatan kepada Allah. Dengan kata lain adalah manusia mengerjakan perbuatan dalam keadaan terpaksa majbur. Maksudnya adalah bahwa setiap perbuatan yang dikerjakan manusia tidak berdasarkan kehendak manusia, tapi diciptakan oleh Tuhan dan dengan kehendak-Nya, di sini manusia tidak mempunyai kebebasan dalam berbuat, karena tidak memiliki kemampuan. Ada yang mengistilahlkan bahwa Jabariyah adalah aliran manusia menjadi wayang dan Tuhan sebagai dalangnya. Abu Zahra menuturkan bahwa paham ini muncul sejak zaman sahabat dan masa Bani Umayyah.

Related Articles