ASKEP GASTROENTERITIS PADA ANAK PDF

Mazujin Gangguan integritas kulit teratasi Kriteria hasil: Dari keempat pengertian diatas penulis dapat menyimpulkan bahwa: Lakukan perawatan perianal yang baik Rasional: Memberikan informai tentang kebutuhan diet dan keaktifan terapi tervensi: Acute Gastroenteritis case study on acute Gastroenteritis. Kien mengatakan bahwa masih merasa lemas O: Mengkolaborasi dengan tim gizi dalam penentuan diet klien. Defisit volume cairan berhubungan dengan kehilangan cairan sekunder akibat diare. Bersihkan bokong perlahan sabun non alcohol.

Author:Kajikinos Tojahn
Country:Netherlands
Language:English (Spanish)
Genre:Business
Published (Last):17 September 2015
Pages:16
PDF File Size:1.97 Mb
ePub File Size:16.74 Mb
ISBN:309-7-68559-566-3
Downloads:9313
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Darr



Gastroenteritis adalah masalah klinis yang sering ditemukan dengan penyebab yang bermacam-macam, termasuk kelainan imunologis, infektif, hormonal Nurgoho, Gastroenteritis adalah peradangan yang terjadi pada lambung dan usus yang memberikan gejala diare dengan atau tanpa dehidrasi disertai muntah. Gastroenteritis diartikan sebagai buang air besar yang tidak normal atau bentuk tinja yang encer dengan frekuensi yang lebih banyak dari biasa Sowdent, Adapun komplikasi dari gastroenteritis yaitu dehidrasi, syok hypovolemik yang terdekompensasi, hipokalemia dengan gejala meteorisme, hipotermi, lemah, hipoglikemia dan intoleransi laktosa selinder sebagai akibat deferensi enzim iktosa karena kerusakan mukosa usus halus Nursalam, Angka kejadian gastroenteritis di sebagian besar wilayah Indonesia hingga saat ini masih tinggi.

Di Indonesia, sekitar ribu balita meninggal setiap tahun atau sekitar balita setiap harinya. Dari hasil Survey Kesehatan Rumah Tangga SKRT tahun di Indonesia, gastroenteritis merupakan penyebab kematian nomor 2 pada balita dan nomor 3 bagi bayi serta nomor 5 bagi semua umur. Setiap anak di Indonesia mengalami episode diare sebanyak 1,6 — 2 kali per tahun Piogama, Gastroenteritis dianggap akut kalau berlangsung kurang dari 7 hingga 14 hari dan kronik kalau berlangsung lebih dari 2 sampai 3 minggu.

Gastroenteritis infeksius yang akut dan tersebar diseluruh penjuru dunia menyebabkan lebih dari 4 juta kematian setiap tahunnya pada balita, khususnya di negara berkembang dan menjadi penyebab utama malnutrisi kalori, protein dan dehidrasi Deven, Kematian akibat gastroenteritis yang jumlahnya jutaan, mayoritas disebabkan oleh hal sepele, yaitu habisnya cairan tubuh yang keluar karena buang air dan muntah. Hilangnya cairan sedikit demi sedikit oleh banyak orang dianggap hal biasa.

Di pelosok desa terutama di daerah Jawa, bahkan ada yang menganggap bahwa anak gastroenteritis sebagai pertanda akan bertambah pintar. Belakangan juga ditemukan retrovirus yang menjadi biang keladi munculnya gastroenteritis anak-anak di bawah usia 2 tahun. Ironisnya, belum ada vaksinasi yang dapat memperkuat daya tahan bayi atau anak untuk melawan kekuatan virus tersebut. Namun, ASI yang diisap bayi memiliki kemampuan untuk mengikis habis virus tersebut asal anak tetap diberi cairan pengganti yang hilang karena buang air dan muntah Widjaja, Diantara anak yang diperiksa di klinik perawatan setiap hari, gastroenteritis infeksius akut umumnya terjadi dan penularan antar manusia organisme yang paling sering terlibat dalam epidemic diare ditempat perawatan tersebut adalah Shigella, Giardia Lambia, dan Cryptos Poridium.

Data dari Direktorat Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan menyebutkan, pada tahun angka kematian rata-rata yang diakibatkan gastroenteritis adalah 23 per Hasil survey pada tahun menunjukkan bahwa kejadian gastroenteritis pada semua usia di Indonesia adalah per penduduk dan terjadi satu-dua kali per tahun pada anak-anak berusia di bawah lima tahun Diah, Berdasarkan data yang penulis dapat dari ruang anak Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara dinyatakan jumlah pasien di ruang anak dari Januari sampai dengan Juli adalah orang.

Tujuan Khusus a. Mendapatkan gambaran tentang pengkajian keperawatan secara komprehensif pada pasien dengan Gastroenteritis. Dapat mengindentifikasi serta mendiagnosa masalah yang timbul pada pasien dengan Gastroenteritis. Dapat membuat rencana asuhan keperawatan. Dapat melaksanakan asuhan keperawatan secara komprehensif. Dapat melaksanakan evaluasi terhadap keberhasilan asuhan keperawatan yang telah diberikan sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Dapat mendokumentasikan semua kegiatan asuhan keperawatan yang diberikan.

Metode Penulisan Dalam penulisan karya tulis ilmiah ini penulis menggunakan metode deskriptif yaitu menguraikan data secara nyata dan objektif dengan cara mengumpulkan data, merumuskan masalah, memecahkan masalah dan mengevaluasi tindakan keperawatan.

Studi kasus pengumpulan data yang didapat antara lain : Anamnese penulis tunjukkan pada klien, keluarga, perawat serta tim kesehatan lainnya yang berhubungan dengan pasien. Observasi yaitu pengamatan secara langsung terhadap perkembangan pasien baik dari segi medis atau perawatan dan seluruh terapi yang diberikan.

Pemeriksaan fisik yang dilakukan dengan cara inspeksi, palpasi, perkusi dan auskultasi. Sistematika Penulisan Untuk lebih terarahnya penyusunan karya tulis ilmiah ini, maka penulis menyusun dalam lima bab, antara lain : Bab satu adalah pendahuluan, membahas tentang latar belakang masalah, tujuan penulisan, metode penulisan dan sistematika penulisan.

Meliputi: pengkajian diagnosa keperawatan, pelaksanaan tindakan keperawatan dan evaluasi. Bab empat adalah pembahasan, membahas tentang kesenjangan yang penulis dapatkan antara tinjauan kasus dan teoritis. Bab lima adalah penutup merupakan kesimpulan dan saran-saran dan juga mencatumkan daftar pustaka. Diposting oleh.

CLASSICAL ELECTRODYNAMICS OHANIAN PDF

ASKEP GASTROENTERITIS PADA ANAK PDF

Hal ini tercemin banyak orang yang menderita penyakit diare atau gastroenteritis yang masuk keluar dari Rumah Sakit. Akibat dari penyakit diare banyak faktor diantaranya kesehatan lingkungan, higene perorangan, keadaan gizi, faktor sosial ekonomi, menentukan serangan penyakit diare, walaupun banyak kasus diare yang mengalami dehidrasi namun banyak yang meninggal bila tidak dilakukan tindakan-tindakan yang tepat. Masyarakat pada umumnya selalu menganggap suatu hal penyakit diare adalah sepele, sedangkan jika mengetahui yang terjadi sebenarnya banyak penderita diare yang mengalami kematian. Penyakit gastrointeritis merupakan penyakit yang harus sege ra ditangani karena dapat mengalami dehidrasi berat yang mengakibatkan syok hipovolemik dan mengalamikematian. Masalah pada penyakit gastrointeritis atau diare yang dapat mengakibatkan kematian berupa komplikasi lain dan masalah lain yang berkaitan dengan diare belum sepenuhnya ditanggulangi secara memadai, namun berbagai peran untuk mencegah kematian yang berupa komplikasi dan masalah lain seperti pelayanan kesehatan yang baik dan terpenuhi, dalam mencegah penyakit diare dengan memberikan pendidikan kesehatan kepada semua warga masyarakat tentang penyakit gastroenteriritis serta peran keluarga dan warga sekitarnya sangat mendorong turunnya terjadinya penyakit gastroenteritis karena dari keluargalah pola hidup seseorang terbentuk. Dengan pola hidup yang sehat dan bersih dapat mencegah terjadinya penyakit gastrointeritis. Maka dari itu muncul gagasan untuk mengurangi agar tidak muncul penderita gastroenteritis dengan memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat luas dan dari latar belakang tersebut penyusun mengambil kasus tersebut sebagai penyusunan makalah keperawatan medikal bedah dengan judul gastroenteritis.

LA DUCHESSE INSOUMISE PDF

Latar Belakang Masalah Kemajuan iptek di negara maju maupun yang sedang berkembang, khususnya disini adalah tentang kesehatan yang semakin merajalelanya berbagai macam penyakit yang bermunculan. Gastroenteritis GE adalah salah satu penyakit yang sangat cepat menyebabkan kematian. Penyakit ini kebanyakan diderita oleh bayi, karena pada usia tersebut anak cenderung memasukan barang, dan sesuatu ke dalam mulutnya seperti makanan. Jika hal ini tidak segera mendapat penanganan akan menimbulkan berbagai komplikasi diantaranya gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit Ngastiyah, Kementrian kesehatan RI angka kesakitan diare semua umur tahun adalah per 1.

ANTONIO DELA CALANCHA PDF

Kurang pengetahuan berhubungan dengan kurangnya informasi tentang penyakit, prognosis dan pengobatan. Implementasi 1. Defisit volume cairan dan elektrolit kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan output cairan yang berlebihan. Mengobservasi tanda-tanda dehidrasi.

Related Articles